Propam Polres Demak Lakukan Razia di Tempat Hiburan Terlarang Dan Kafe.

oleh -14 views

Beritapolisi.id | Propam Polres Demak Lakukan Razia di Tempat Hiburan Terlarang Dan Kafe.

Mabes Polri – Polda Jateng – Polres Demak, Detikkasus.com, Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) oleh Sie Propam Polres Demak, pada Rabu (17/1) malam tadi sebagai bukti atas Sinergitas Aparat dalam melaksanakan tugasnya sebagai Aparat Keamanan.

Operasi Gaktib yang dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Demak, Iptu Wigunardi. SH, tersebut melibatkan 12 Aparat gabungan Provos dan Paminal sebagai upaya untuk menekan dan mencegah terjadinya pelanggaran serta perbuatan yang melanggar Hukum oleh Anggota Polri.

“Operasi Gaktib ini dilakukan untuk mencegah anggota Polri melakukan pelanggaran, agar berjalan pada aturan -aturan yang berlaku. Mencegah Anggota dari penyalahgunaan Narkoba dan mencegah terjadinya kesalahpahaman antara Prajurit TNI dan Polri” ujar Iptu Wigunardi dalam pengarahan Apel pagi, Kamis (18/01).

Lebih lanjut dikatakan oleh Iptu Wigunardi, bahwa sasaran dalam Operasi Gaktib adalah tempat-tempat terlarang, yaitu sejumlah tempat Hiburan malam, Cafe dan tempat-tempat Karaoke yang ada di Wilayah Demak.

“Sasarannya adalah Anggota Polri yang berada di tempat-tempat terlarang tanpa dilengkapi dengan Surat Perintah tugas” tambahnya.

Sejumlah lokasi disisir dalam Operasi Gaktib ini, diantaranya adalah, Neta kafe, Dewa Music, Monalisa serta tempat-tempat hiburan yang berada di Wilayah Kecamatan Kebonagung Perbatasan dengan Kabupaten Grobogan.

“Petugas Provos telah melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung ditempat-tempat tersebut, namun tidak ditemukan anggota Polri yang melakukan pelanggaran.” tandasnya.

Sementara itu, terkait dengan Operasi Gaktib yang dilakukan tim gabungan ini, Kapolres Demak, AKBP Maesa Soegriwo. SIK, mengatakan bahwa Operasi tersebut sebagai bukti bahwa Polri selalu Solid, Bersinergi dan Proaktif dalam mencegah pelanggaran Hukum.

“Ini bukti Kesolidan kami, bahwa Polri tidak ragu-ragu menindak siapapun anggota Polri yang melakukan pelanggaran Hukum dan Disiplin. Sebab, penegakan hukum itu tidak pandang bulu dan justru Aparat Penegak hukum harus Disiplin serta taat pada Aturan. Sehingga, bisa menjadi contoh yang baik bagi anggota lainnya maupun masyarakat”, pungkas Maesa sapaan akrab Kapolres Demak. (Jul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *