oleh

Perikutan CPNS tahun 2012 Dugaan Oleh Oknum Kiyai DA Blitar ” Uang sudah bayar Saya tidak Lolos.

Beritapolisi.id | Blitar – Jawa Timur – Pada tahun 2012, Sejumlah Lembaga Negara dan Kementerian membuka lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS), Hasil seleksi CPNS bakal digelar serentak. Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Azwar Abubakar, di kantornya Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (2/8/2012).

Hasil Konfirmasi ke Kiyai DA Blitar belum ada tanggapan.

Terkait ada tidaknya perubahan jadwal tes seleksi CPNS, Azwar masih belum dapat memastikan. Sebab penyelenggaraan tes terkait dengan pencetakan kertas soal ujian.

Berdasarkan SKB menteri tentang moratorium PNS, moratorium berakhir 3 Desember 2012. Namun karena ada sejumlah pegawai yang pensiun sebelum moratorium berakhir, maka sejumlah lembaga dan departemen melakukan perekrutan. Formasi CPNS untuk tahun ini dialokasikan sebanyak 72 ribu dari honorer, dan sekitar 60 ribu dari pelamar umum.

Sejumlah Keluarga / CPNS di wilayah Hukum Polres Kabupaten Blitar mengaku telah kecewa, pasalnya pada saat Lembaga Negara dan Kementerian membuka lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS), beberapa CPNS yang sudah mendaftarkan diri dan di kenakan biaya uang oleh pengurus tidak Lolos. Terangnya kepada Media rabu 09 september 2020.

Bukti-Bukti Transfer di Privasi Redaksi.Salah satu Keluarga korban menunjukkan hasil transaksi transfer kepada pengurus, Bapak Kiyai DA dan beliau juga sebagai Pengawas Madrasah Kabupaten Blitar, Alamat: di Kabupaten Blitar, Propinsi Jawa Timur.

Dari hasil konfirmasi di lapangan, bukti Kwitansi di buat bahan Generasi Muda Indonesia Cerdas Demokrasi (GEMINDO) dan Wartawan Konfirmasi dan meminta staetmen/ Keterangan/ Berkunjung. Kepada Kiyai DA,

Gemindo menjelaskan sedikit Kronologi melalui telpon seluler Whatsaap Kiyai DA 00821420706XX, yang isinya Pada tahun 2012 saudara yang di maksud telah melakukan dugaan penipuan perikutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Blitar bervariasi, dari Rp. 15.000.000-, sampai dengan ratusan juta sekitar 33 CPNS.

Uang telah di terima oleh saudara bapak Kiyai DA – Jabatan: Pengawas Madrasah Kabupaten Blitar, Keterangan tambahan dari beberapa sumber/ sampai hari ini korban tidak masuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), namun oleh Kiyai DA hanya sebatas di baca, tidak ada staetmen 09 September 2020. Pukul 20.47 detik. Hingga berita diangkat. (Tim).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed