oleh

Manusia Takkan Mampu Menghitung Nikmat Allah.

Beritapolisi.id | “Nikmat Tuhanmu yang Manakah yang engkau Dustakan?”

Penulis: Supriyanto Als Ilyas (Pria Sakti) Pimred Jejak Kasus

Manusia sebagai makhluk yang Allah ciptakan dalam bentuk sebaik-baiknya (QS. At-Tiin ayat 4).

Manusia Takkan Mampu Menghitung Nikmat Allah.

Akan tetapi, dalam surat Ibrahim (14) ayat 34 Allah menyatakan bahwa manusia takkan mampu menghitung berbagai nikmatnya:

“Allah telah memberikanmu segala sesuatu yang kamu minta kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat dzalim dan sangat mengingkari nikmat Allah.”

Nikmat Allah: Satu nikmat Allah yang sering luput dari perasaan manusia adalah nikmat bisa menghirup udara yang telah disediakan-Nya secara gratis. Ya, oksigen yang ada di muka bumi ini, Allah peruntukkan untuk menunjang hidup makhluk yang telah diciptakan-Nya termasuk manusia.

Secara fakta “Manusia sering mengeluh” dan seolah lupa bahwa setiap tarikan napas dalam hidup kita merupakan nikmat Allah yang tiada tara. Bayangkan jika setiap hembusan udara yang kita keluarkan harus kita tebus dengan 1 sen uang, berapa banyak uang yang harus kita keluarkan untuk satu jam bernapas, satu hari, satu bulan atau bahkan sepanjang umur kita?

Begitu sayangnya Allah kepada kita, hingga Dia mengingatkan kita lewat satu ayat-Nya yang disebut berulang-ulang sebanyak 31 kali di dalam surat Ar-Rahman (55) yang berbunyi, “Maka, nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan?”

“La in syakartum laa adziidanakum wa la’in kafartum inna azabi lasyadid” Sungguhjika (kamu) bersyukur pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu. Dan jika kamu mengingkari (nikmat-KU) maka sesungguhnya azab-KU akan sangat pedih”. (QS. Ibrahim ayat 7)

Teman, masih banyak mereka yang hidupnya terlunta-lunta di KBBI adalah: dalam keadaan selalu diombang- ambingkan nasib yang kurang baik.

Tapi kenapa kita yang sudah di cukupi oleh Allah Swt, masih kurang, terkadang berbuat tidak manusiawi terhadap sesama. Renungan juga untuk para Pejabat Korupsi dan semena-mena kepada bangsa serta masyarakat yang lemah (kurang baik). Ilyas.

Sumber: Kitab suci Alqur an.

Sumber Berita :  Detikkasus.com

https://detikkasus.com/maka-nikmat-tuhanmu-yang-manakah-yang-engkau-dustakan/

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *