Kasus Penipuan Jual Beli Tokek TKP di Rumah Wasis Oknum Kasun Klampisan, Dirana Hukumkan.

oleh -84 views

Kasus Penipuan Jual Beli Tokek TKP di Rumah Wasis Oknum Kasun Klampisan, Dirana Hukumkan.

 

Beritapolisi.id | Propinsi Jatim – Kabupaten Jombang -, Minggu 02 Juni 2019 -, Kasus Penipuan Jual beli tokek terjadi di Wilayah Hukum Polsek Mojoagung, Polres Jombang belum ada titik terang.

Kasus tersebut terjadi pada hari minggu 20 Januari 2019, di rumah Wasis oknum Kasun Klampisan, Desa Tejo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur dan di saksikan oleh Wasis selaku Kasun Klampisan juga LSM.

Misjan 55 tahun warga Dusun Slombok, Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito merupakan Korban, Ia ditipu oleh saudara Aris alamat Tunggorono, Jombang.

Kepada Detikkasustv
com Misjan mengaku tidak tau Aris tidak kenal aris, saat transaksi jual beli tokek, Misjan taunya Wasis Kasun Klampisan dan saudara Juli.

Bertempat di dalam rumah Wasis Kasun Klampisan, Misjan trasnsaksi membeli tokek miliknya Aris dengan ukuran 46 cm, namun tokek yang ukuran 46 Cm belum ada, oleh aris misjan sementara di kasih tokek ukuran 43 cm, Uang sebesar Rp. 40 juta di serahkan ke Aris dengan bukti kuwitansi di sertakan Video Record.

Adapun Ahad perjanjian Aris kepada Misjan, Apabila dua hari setelah transaksi ini, tokek yang ukuran 46 tidak didatangkan oleh aris, maka uang jaminan sebeaar Rp. 40.000.000, (empat puluh juta), akan di kembalikan oleh Aris dan tokek ukuran 43 akan menjadi millik Misjan.

Selain disaksikan oleh Wasis Kasun Klampisan, penyerahan uang sebesar Rp. 40 Juta juga di saksikan oleh saudara Juli Warga Tejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Setelah Pembayaran, Tokek ukuran 43 Cm yang sebagai Jaminan tidak boleh di Bawah pulang oleh Misjan pembeli, Kata Aris di depan Juli dan Wasis Kasusn, sambil nunggu tokel yang ukuran 46 Cm, biar di rawat oleh orang saya di bantu Kasus, Jelas.

Setalah jatuh tempoh Aris yang menjaminkan tokek ukuran 46 Cm tidak datang, Lantas Misjan datang ke rumahnya Wasis Kasun Klampisan tujuannya untuk menanyakan tokek sekaligus kabar aris.

Namun oleh Wasis tokek tidak di kasihkan ke Misjan, empat hari kemudian, Misjan datang ke rumah Wasis lagi, kata Wasis tokeknya meninggal, ketika di tanya misjan sebagai pembeli. Hingga Aris Dan Wasis sukar ditemui dan kasus berkelanjutan kerana Hukum di tangani oleh Polsek Mojoagung.

Sejauh ini penyidikan terhadap dugaan jaringan pelaku kasus penipuan tokek di tangani oleh Kanit Reskrim dan Penyidik Polsek Mojoagung, Namun belum ada titik terang.

Dari hasil konfirmasi melalui telp seluler Juli
+62 816-1526-47XX bulan lalu, Juli enggan memberikan staetmen.

Sementara itu Wasis Kasus Klampisan sukar untuk di konfirmasi, Lebih lanjut Bapak Wakit selaku Penyidik Kepolisian Polsek Mojoagung saat si konfirmasi mengatakan kasus ini masih memanggil saksi saksi, Tambahnya Wakit, sampean langsung konfirmasi ke Kanit Reskrim.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Mojoagung
melalui handpone selulernya +62 813-3020-10XX belum bisa memberikan keterangan yang pasti terkait kasus ini.

NB: Supriyanto Alias Pria Ketua Umum NGO PMBDS Kecam Keras terhadap pelaku Kasus Penipuan tokek, menurutnya sudah sangat sangat meresahkan masyarakat.

Ketua Umum NGO PMBDS juga Menbahkan, jika ada yang mengetahui keberadaan aris silahkan menghubungi Nomor Pengaduan NGO PMBDS: 082243319999 – 082227859999. atau menghubungi Kepolisian setempat. (Pria Sakti Melaporkan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *