oleh

Kades Beserta Babinsa & Babinkamtibmas, sosialisasi PPKM SKALA MIKRO

Banyuwangi | Beritapolisi.id – Gambiran, Desa Wringinagung – Gambiran melakukan sosialisasi Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro Senin (15/2) di Perempatan Dusun Jatisari RT02 / RW 01 sekitar pukul 3.30 sore. Dalam sosialisasi yang dilakukan Desa Wringinagung adalah memberikan penjelasan terkait 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan mentaati aturan. 
 
Kepala Desa Wringinagung Kondang Suryaningrat.S.hut mengatakan,  Kegiatan Sore ini kami bersama Babinsa , Babinkamtibmas , beserta kepala Dusun Jatisari beserta RT , RW , dengan pemasangan Baner bertuliskan Selamat Datang Anda memasuki kawasan PPKM SKALA MIKRO , Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru Di Desa Wringinagung

” setiap orang, pelaku usaha, pengelola  penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melaksanakan aktivitas, berkewajiban melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan , PPKM berbasis mikro ini penting disosialisasikan agar masyarakat memahami karena  penularan Covid-19 di wilayah khususnya di Kabupaten Banyuwangi masih tinggi, sehingga semua pihak perlu untuk menjaga kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan & alhamdulillah untuk didusun jatisari Zona Hijau ,” ungkapnya.
 
Setelah PPKM mikro ini disosialisasikan oleh pihak desa bersama Satgas  direspon positif oleh masyarakat . Bahkan para pedagang berjanji jika ada pembeli yang datang tidak menggunakan masker tidak akan dilayani. 
 
Lebih lanjut ia mengatakan ketentuan tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis micro , Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Desa Wringinagung ada beberapa poin sebagai berikut. Pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) , berbasis peta zonasi Covid-19 tingkat Desa. Kedua  Penerapan PPKM di masing-masing sektor dengan ketentuan yakni membatasi tempat/kerja perkantoran dengan menerapkan Work From Office (WFO) 50%, sisanya bekerja dari rumah dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat. 
 
Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar penuh secara daring/online. Sedangkan untuk sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat. 
 
 
Harapan kades Wringinagung Dengan adanya PPKM micro di tingkat dusun diharapkan penularan covid-19 bisa diputus dan perekonomian masih bisa kembali normal,” tandasnya ( Supriyanto )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed