oleh

Jual Beli Belum Lunas Berujung Ke Meja Hijau

Beritapolisi.id | Mojokerto – Terkait kasus yang menimpa warga jatirejo terkait penjualan lahan yang belum dilunasi berujung ke pengadilan pada rabu(02/12/2020).
Menurut bapak H. Sulthoni selaku yang di beri kuasa untuk menjual sebidang tanah dari ahli waris mengatakan “Pada kronologi awal mula kejadian saya selaku yang di beri kuasa sama para ahli waris untuk menjualkan sebidang tanah sawah dengan luas kurang lebih 7840 M2 atas nama Tajab berdasarkan SHM No. 32 yang berada di dusun klanjan desa baureno kecamatan jatirejo kabupaten Mojokerto. Tanah sawah tersebut di beli oleh bapak Aunur rofik dengan kesepakatan harga 1.400.000.000.000,00(satu milyar empat ratus juta rupiah) yang seharusnya di bayar kontan akan tetapi dengan alasan SHM masih belum ada maka hanya dibayar kurang lebih sekitar 50.000,000,00 (lima puluh juta rupiah) dengan perjanjian yang di buat oleh bapak Aunur rofik yang di sodorkan ke saya serta dirubah sampai 3(tiga) kali untuk di mintai tandatangan dan di lanjutkan ke kepala desa dalam perjanjian itu untuk pembayaran dengan jangka waktu kurang lebih sekitar 1 tahun akan dilunasi secara menyeluruh meskipun pembayaran bertahap.

 

Akan tetapi dalam jangka waktu yang telah disepakati belum juga ada kejelasan terkait tanah sawah yang hanya dibayar dengan uang Rp. 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) telah laku di jual dalam bentuk kavling tanah sebanyak 32 unit dengan harga jual antara Rp. 50.000.000,- sampai dengan harga Rp. 75.000.000,- . Maka karena belum lunas sesuai Surat Perjanjian Jual beli, pada tanggal 30 September 2019 di Balai Desa Baureno Kec. Jatirejo di buatlah Surat Pernyataan bersama dengan ditandatangani Antara AUNUR ROFIK dengan SULTHONI dengan saksi dari ahli waris TAJAB sebanyak 3 (tiga) orang, yaitu Bpk SOPII, Bpk SUHADAK, Bpk Moch Nur Sofi, Bpk RAJI RW, Bpk KASERI RT, Bpk SIAMAT KASUN dan diketahui oleh Bpk SUPRIADI sebagai PJ KADES DESA BAURENO, dengan isi Surat Pernyataan apabila pada tanggal 14 Januari 2020 dan Akhir Bulan Maret 2020 wajib melunasi sebesar Rp. 772.000.000,00 (tujuh ratus tujuh puluh dua juta rupiah) serta akan dikembalikan tanah sawah berikut bangunannya.

 

Hingga akhirnya pada tanggal 14 Desember 2019 AUNUR ROFIK telah meninggal dunia, atas tanah sawah yang telah di jual oleh H. SULTHONI kepada AUNUR ROFIK belum di lunasi oleh ahli waris AUNUR ROFIK, Bahwa sesuai isi Surat Pernyataan pada bulan 14 Januari 2020, maka Ahli Waris ataupun dengan secara tiba-tiba ada Kuasa dari PT BUMI SALAM ABDILAH yang bernama IRSAD RAMADHAN, S.Pd menyampaikan dengan segala alasan belum mau melunasi.H. SULTHONI dengan berpedoman dari Surat Pernyataan Bersama di atas, akhirnya pada bulan februari sebidang tanah yang sudah di petak-petak atau di kavling oleh Alm. AUNUR ROFIK bersama PT BUMI SALAM ABDILAH telah di jual sebanyak dua kavling dan di DP pada akhirnya saya di laporkan oleh NUR ANISAH istri dari Bpk AUNUR ROFIK dengan di Dampingi Kuasa Hukumnya ke pihak berwajib dengan tuduhan PENIPUAN dan PENGGELAPAN dengan kejadian tersebut SULTHONI menambahkan atas penjualan DUA KAVLING TANAH tersebut telah dibatalkan,” Ungkapnya.

 

Dengan adanya Laporan Polisi ke POLRES Kab. Mojokerto, maka SULTONI melalui kuasa Hukum menggugat secara Perdata kepada NUR ANISAH ke Pengadilan Mojokerto dengan GUGATAN WAN PRESTASI dengan Nomer Perkara 60/Pdt.G/2020/PN.Mjk dan pada 02/12/2020 telah masuk tahap pemeriksaan Saksi.

 

SULTHONI dengan didampingi para Ahli Warisnya serta saksi-saksinya telah siap untuk memberikan kesaksian , namun karena waktu sidang di mulai sudah terlalu siang serta para saksi dan kuasa Hukum SULTHONI , yaitu ARIF NURYADIN,S.H., S.Pd.,M.M DAN MOCH FAHMI,S.H. Kantor Hukum ARIF NURYADIN dan PARTNERS ada agenda lain yang mendesak, maka diajukan kepada Majelis Hakim untuk menunda sidang pada 2 Minggu yang akan datang lalu oleh Ketua Majelis Hakim yang memimpin sidang mengabulkan dengan persetujuan pula dari KUASA HUKUM NUR ANISAH. (Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed