Inilah Kisah Para Korban Bisnis Q-Net, Dari Jual Sawah dan Sapi Hingga Pinjam Uang Ke Renternir

oleh -22 views
Korban Bisnis Q-Net

Inilah Kisah Para Korban Bisnis Q-Net, Dari Jual Sawah, Sapi Hingga Pinjam Uang Ke Renternir

Berita Polisi.id | POLRES LUMAJANG – POLDA JATIM – (05/09/2019). Ramainya di media sosial tentang dukungan netizen tentang pengungkapan bisnis Q-Net, akhirnya mengakibatkan MK (pria, 48 th) warga Desa Singgahan Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun ditangkap Tim Cobra Polres Lumajang. Ia sendiri merupakan salah satu orang penting dalam bisnis Q-Net.

Bahkan banyak ditemukan video di youtube dengan konten ajakan si MK, dimana ajakan tersebut mengiming iming pasti menjadi orang kaya. Ternyata yang terjadi adalah sebaliknya, banyak korban nya terpengaruh ingin kaya, tapi malah buntung. Bahkan Ada yang sampai menjual sawah, menjual sapi bahkan ada pula yang sampai harus berhutang kepada rentenir.

Korban Bisnis Q-Net 2

Salah satu korban, Muhammad Deni (pria, 19 th) warga Desa Tanggung Kecamatan Padang yang menceritakan disana mereka hanya makan nasi dan garam. “Disana saya hanya dikasih makan nasi sama garam pak. Kami selalu diawasi sama senior, makanya pada malam hari saya lompat melalui jendela bersama teman say. Karena tidak punya uang, saya naik truk hingga Lumajang” ungkap Deni. Lain lagi yang dialami oleh Sariono (pria, 54 th) warga Desa Kalisemut kecamatan Padang. Dirinya sampai meminjam uang ke rentenir agar sang anak yang bernamaTaufik (pria, 18 th) bisa ikut bisnis di Q-Net. “Saya sampai pinjem ke rentenir pak, ini demi anak saya yg katanya bisa membuat anak saya kaya. Sekarang saya dikejar sama rentenir, sampai sekarang ternyata anak saya juga nggak kaya” ujarnya Serupa pula dengan Zainul (pria, 19 th) warga Desa Kalisemut Kecamatan Padang sampai menjual sapi milik orang tuanya agar bisa bergabung di Q-Net. “Ya gimana pak, saya pengen punya kerja. Ya terpaksa saya jual sapi milik bapak dirumah. Sekarang saya bingung pak harus gimana, uang saya hilang” katanya. ( Pria Sakti )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *